Oleh: Luqman NH ( Mahasiswa PBA Angkatan 2020 )
Dunia tak lepas dari berbagi masalah, karena memang dunia sangatlah pantas untuk dipermasalahkan dalam kehidupan manusia. Dan untuk mengatasi masalah itu semua sebenarnya sudah Allah berikan berbagai simbol dalam kehidupan yang dapat dijadikan sebagai pelajaran.
Harus diketahui bahwa Allah tidak akan menciptakan sesuatu dengan sia-sia, dibaliknya pasti terdapat hikmah bagi orang-orang yang mau menggunakan akal sehat untuk memperolehnya. Oleh dari itu sebenarnya kita bisa memetik untaian hikmah dimanapun, kapanpun, dari siapapun dan apapun.
Kita ambil langkah sederhana saja, seorang yang mengendarai motor yang ada didepan kita lupa mematikan lampu reting. Dengan begitu lantas kita mengingatkannya dengan membunyikan klakson, namun yang sering terjadi adalah pengendara itu marah kepada kita. Padahal niat kita menyelamatkannya dari berbagai dampak negatif yang akan terjadi. Namun, ketika kita tidak mengingatkan lalu ia mengalami kecelakaan pasti kita yang disalahkan. Karena kita tak mau mengingatkan kesalahannya.
Begitulah kehidupan manusia, seseorang yang melakukan kesalahan entah sengaja maupun tak disengaja terkadang marah ketika diingatkan. Namun ketika ia mengalami hal yang tak diinginkan pasti kita yang dianggap salah dengan alasan tidak mau mengingatkan orang lain yang melakukan kesalahan.
Kita juga dapat mengambil sebuah pelajaran dari spion kendaraan. Benda itu dibuat dengan tujuan melihat situasi yang ada dibelakang kita. Benda itu sangatlah penting, karena ketika kita ingin mendahului sebuah kendaraan, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui keadaan yang ada dibelakang kita. Apakah ada kendaraan yang akan mendahului kita ? Jika situasi sudah aman, maka kita boleh mendahului kendaraan yang ada di depan. Spion memang menjadi sebuah benda yang sangat bermanfaat bagi pengendara motor, namun ketika kita hanya fokus pada spion dan mengabaikan apa yang ada di depan, maka kecelakaan pun akan terjadi. Kita secara tidak sadar akan menabrak bagian belakang dari kendaraan yang ada di depan.
Begitulah kehidupan, kita tak boleh mengabaikan masa lalu
sebagai pelajaran penting demi menjalani masa depan yang lebih rumit. Masa lalu
merupakan bahan kajian yang sangat penting untuk dijadikan sebagai pengingat
bagi kita, dan itu semua dilakukan guna mencapai masa depan yang sekian lama
diinginkan. Namun, ketika kita tenggelam dan hanyut dalam masa lalu dan lalai
akan sebuah perjalanan yang sedang kita jalani saat ini, maka kerugian lah yang
akan kita dapatkan. Kita hanya menghabiskan waktu untuk mengenang masa lalu
saja, sedangkan masa depan yang cerah akan tertutup badai karena kelalaian
kita. Jangan hanya fokus pada spion ! karena pandangan kita akan masa depan
dapat terhalang olehnya.
Kita pernah mendengar sebuah maqolah yang menyatakan bahwa
“Barang Siapa menanam pasti akan menuai”. Didalam kitab Al Muntakhobat terdapat
sebuah penjelasan dari maqolah diatas yang intinya adalah ketika kita mau
menanam padi di musim bercocok tanam, maka kita pasti menuai padi itu di musim
panen.
Seorang petani yang menanam padi pasti tahu bagaimana cara
merawat padi dan kapan ia harus menuai hasil yang pernah ia tanam. Maka petani
yang cerdas tak pernah ragu tentang hasil panen yang akan ia dapatkan, asalkan
ia sudah melewati segala proses dengan prosedur yang benar.
Harus diketahui bahwa Allah tidak akan menciptakan sesuatu dengan sia-sia, dibaliknya pasti terdapat hikmah bagi orang-orang yang mau menggunakan akal sehat untuk memperolehnya. Oleh dari itu sebenarnya kita bisa memetik untaian hikmah dimanapun, kapanpun, dari siapapun dan apapun.
Kita ambil langkah sederhana saja, seorang yang mengendarai motor yang ada didepan kita lupa mematikan lampu reting. Dengan begitu lantas kita mengingatkannya dengan membunyikan klakson, namun yang sering terjadi adalah pengendara itu marah kepada kita. Padahal niat kita menyelamatkannya dari berbagai dampak negatif yang akan terjadi. Namun, ketika kita tidak mengingatkan lalu ia mengalami kecelakaan pasti kita yang disalahkan. Karena kita tak mau mengingatkan kesalahannya.
Begitulah kehidupan manusia, seseorang yang melakukan kesalahan entah sengaja maupun tak disengaja terkadang marah ketika diingatkan. Namun ketika ia mengalami hal yang tak diinginkan pasti kita yang dianggap salah dengan alasan tidak mau mengingatkan orang lain yang melakukan kesalahan.
Kita juga dapat mengambil sebuah pelajaran dari spion kendaraan. Benda itu dibuat dengan tujuan melihat situasi yang ada dibelakang kita. Benda itu sangatlah penting, karena ketika kita ingin mendahului sebuah kendaraan, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui keadaan yang ada dibelakang kita. Apakah ada kendaraan yang akan mendahului kita ? Jika situasi sudah aman, maka kita boleh mendahului kendaraan yang ada di depan. Spion memang menjadi sebuah benda yang sangat bermanfaat bagi pengendara motor, namun ketika kita hanya fokus pada spion dan mengabaikan apa yang ada di depan, maka kecelakaan pun akan terjadi. Kita secara tidak sadar akan menabrak bagian belakang dari kendaraan yang ada di depan.
Begitulah kehidupan, kita tak boleh mengabaikan masa lalu
sebagai pelajaran penting demi menjalani masa depan yang lebih rumit. Masa lalu
merupakan bahan kajian yang sangat penting untuk dijadikan sebagai pengingat
bagi kita, dan itu semua dilakukan guna mencapai masa depan yang sekian lama
diinginkan. Namun, ketika kita tenggelam dan hanyut dalam masa lalu dan lalai
akan sebuah perjalanan yang sedang kita jalani saat ini, maka kerugian lah yang
akan kita dapatkan. Kita hanya menghabiskan waktu untuk mengenang masa lalu
saja, sedangkan masa depan yang cerah akan tertutup badai karena kelalaian
kita. Jangan hanya fokus pada spion ! karena pandangan kita akan masa depan
dapat terhalang olehnya.
Kita pernah mendengar sebuah maqolah yang menyatakan bahwa
“Barang Siapa menanam pasti akan menuai”. Didalam kitab Al Muntakhobat terdapat
sebuah penjelasan dari maqolah diatas yang intinya adalah ketika kita mau
menanam padi di musim bercocok tanam, maka kita pasti menuai padi itu di musim
panen.
Seorang petani yang menanam padi pasti tahu bagaimana cara merawat padi dan kapan ia harus menuai hasil yang pernah ia tanam. Maka petani yang cerdas tak pernah ragu tentang hasil panen yang akan ia dapatkan, asalkan ia sudah melewati segala proses dengan prosedur yang benar.

Posting Komentar