Beneran Siap Untuk Tatap Muka?!

MASA PERALIHAN PERKULIAHAN DARI ONLINE KE OFFLINE

Jumlah penderita Covid - 19 semakin hari semakin meningkat menyebabkan pemerintah harus membatasi aktivitas di luar rumah, begitu pula dalam dunia pendidikan. Pembelajaran tatap muka yang biasanya kita lakukan di dalam ruang kelas, sementara waktu harus ditiadakan.


Salah satu dampak positif dari pandemi saat ini adalah kegiatan pembelajaran dapat kita lakukan dimanapun dan kapanpun, tidak ada keterkaitan waktu. Akan tetapi, tak sedikit pula dampak negatif yang turut kita rasakan.


Perilaku malas karena telah nyaman oleh keadaan saat ini menyebabkan turunnya nilai moral yang ada. Interaksi dan silaturahmi yang biasanya kita jalin dalam kehidupan sehari-hari menurun drastis. Dan masih banyak lagi dampak negatif lainnya.


Namun, di awal tahun 2022 ini kita perlu bersyukur. Karena banyak masyarakat yang sadar untuk mematuhi anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat berdampak baik bagi masyarakat secara umumnya. Angka terdampak Covid-19 yang kian hari kian meningkat kini mulai menurun secara drastis. 


Saat ini, pemerintah mulai untuk menguji coba kembali lagi pembelajaran tatap muka secara bertahap. Mulai dari tingkatan SD, SMP, SLTA, sampai dengan Perkuliahan.


Dalam ini, IAIN Pekalongan mencoba untuk memulai mempraktikkan pembelajaran tatap muka pada semester genap. Hal ini ditunjang pula karena Dosen merasa telah bosan dengan pembelajaran Online yang notabene hanya beberapa mahasiswa yang memperhatikan materi yang disampaikan.


Segala persiapan sudah mulai dilakukan guna menyambut pembelajaran tatap muka nantinya. 

Salah satu upaya yang diambil adalah membuat angket pendataan mahasiswa yang telah melakukan vaksinasi dan sampai saat ini masih dilakukan. Selain itu, upaya penyiapan ruang kelas dengan segala fasilitas yang sebagaimana mestinya, sampai dengan materi yang akan disampaikan oleh dosen.


Tetapi ada satu hal yang perlu kita cermati bersama, apakah benar IAIN Pekalongan akan mengadakan pembelajaran tatap muka secara total? Atau hanya sebagian mahasiswa saja? Atau bahkan hanya isu saja.


Jika tolak ukur pembelajaran tatap muka di perkuliahan berdasarkan data vaksinasi mahasiswa, lantas apakah semua mahasiswa mengisi data dengan valid?. Apakah dari pihak kampus benar-benar teliti dalam mengoreksi angket hasil dari pendataan terbut. Kita tunggu bersama-sama saja bagaimana nanti hasilnya.


Yang jelas sebagai mahasiswa yang berpendidikan dan bermoral, sudah sepantasnya kita terus memantau keadaan dan isu-isu apa saja yang ada di kampus kita.


oleh : Asdrs

0/Post a Comment/Comments