![]() |
Pekalongan (19/2). HMPS PBA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan adakan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang bertempat di Zawiyah 'Arabiyyah Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong. Acara ini dihadiri oleh beberapa Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab semester dua dan empat serta tamu undangan lainnya. Tema yang diangkat adalah " Hikmah Peristiwa Isra Mi'raj dalam Peningkatan Kualitas Ibadah Generasi Muda". Peristiwa Isra Mi'raj merupakan salah satu sarana untuk mengevaluasi diri tentang seberapa jauh kadar keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
Ana
Faila Sufa selaku Ketua Panitia menyampaikan sambutannya " Dari peringatan
Isra Mi'raj ini, saya berharap semoga pengetahuan agama khususnya mengenai Isra
Mi'raj nantinya benar-benar dapat dihayati oleh para seluruh hadirin kemudian selanjutnya dapat
diamalkan sesuai dengan tuntunan yang telah diajarkan". Pengurus
HMPS dan Mahasiswa PBA terlihat antusias saat mendengarkan materi yang disampaikan
oleh Habib Ahmad Assegaf, Lc., M. Pd.I. Seperti biasa, Beliau memberikan materi yang
menarik dengan ciri khasnya, sehingga membuat para hadirin terkesima dan
semakin bersemangat.
"Isra Mi'raj berasal dari kata isra dan mi'raj. Isra merupakan peristiwa ketika Allah SWT memperjalankan Rasulullah dari Masjidil Haram, Makkah, menuju Masjidil Aqsha di Palestina. Sedangkan maksud mi'raj adalah peristiwa berikutnya, yaitu dinaikkannya Rasulullah melintasi lapisan-lapisan langit tertinggi hingga batas yang tidak dapat dijangkau oleh pengetahuan malaikat, manusia, maupun jin. Semua itu terjadi dalam satu malam. Reaksi Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq ketika mendengar peristiwa tersebut, Beliau langsung membenarkannya. Beliau lah orang pertama yang iman terhadap peristiwa Isra Mi'raj ini"
| Mauidhoh Hasanah oleh Habib Ahmad Assegaf, Lc., M. Pd.I. |
Habib Ahmad Assegaf, Lc., M.Pd.I. juga berpesan kepada seluruh hadirin agar senantiasa memanfaatkan waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah serta mendapatkan berkah waktu dari-Nya, misalnya keberkahan waktu pada Baginda Nabi adalah semasa beliau menyampaikan risalah Allah, tidak ada yang terlewatkan sedikit pun. Kita sebagai umat Nabi Muhammad harus cerdas, karena orang yang jenius adalah orang yang tau bahwa dirinya suatu saat akan mati, dengan demikian kita harus mempersiapkan bekal sebanyaknya untuk diri kita dalam menyambut kematian nanti.
pewarta : Annabelle
penyunting : Chubby

Semoga beliau selalu diberikan kesehatan selalu 🤲
BalasHapusاللهم صل على سيدنا محمد ...
BalasHapusPosting Komentar