Suarakan Kebebasan Palestina, HMPS PBA UIN Gusdur Pekalongan Gelar Karnaval Bertemakan Palestina sebagai Aksi Solidaritas




Foto bersama usai apel pembukaan pada Sabtu pagi (09/11/24)


         Pekalongan, 09 November 2024. Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HMPS PBA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan adakan Parade Bahasa Arab (PARBARA) yang bertempat di Kampus 2 UIN Gusdur Pekalongan. PARBARA merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh HMPS PBA setiap tahunnya, dengan tema “Menggali Potensi Diri melalui Samudra Keilmuan Bahasa.” Pelaksanaan PARBARA berlangsung selama dua hari, pada hari pertama rangkaian acaranya terdiri dari Pembukaan, Arabic Carnaval, Pemilihan Amir Amiroh Prodi PBA, dan Pagelaran Seni Mahasiswa PBA. Tahun ini, HMPS PBA mengambil tema karnaval tentang Palestina sebagai wujud rasa empati dari mahasiswa PBA UIN Gusdur Pekalongan terhadap konflik yang tengah terjadi di negara Palestina. Agresi pasukan Israel ke jalur Gaza, Palestina, telah berlangsung selama kurang lebih satu tahun dan terus memakan korban. Hal ini dipicu oleh adanya penyerangan Israel secara besar-besaran dan didukung oleh beberapa negara yang bersekutu.


Tak bisa dipungkiri, konflik ini mencuri perhatian masyarakat dari seluruh penjuru dunia. Namun, seiring berjalannya waktu, fenomena tragis yang sempat menjadi perhatian umat manusia mulai teralihkan dengan adanya isu-isu lain yang terjadi di setiap negara. Didasari dengan mulai memudarnya perhatian terhadap kondisi saudara kita di Palestina, HMPS PBA mengajak seluruh mahasiswa PBA untuk kembali membuka mata dan menggugah rasa empati kita terhadap konflik yang entah kapan akan berakhir. Untuk menunjukkan bentuk dari rasa empati tersebut, karnaval PARBARA diwarnai dengan aksi mahasiswa PBA yang mengenakan berbagai atribut seperti kostum, sorban, bendera bertuliskan free Palestine yang mereka buat sendiri menggunakan kain dan cat seadanya, serta dengan menampilkan pentas seni di atas panggung PARBARA berupa musikalisasi drama bertemakan kesedihan dan rasa sakit yang dialami oleh Palestina yang dibalut dengan puisi dan lagu Atuna Tufuly terlihat begitu mencolok dan menarik perhatian. 

Musikalisasi drama oleh mahasiswa PBA angkatan 2024

        Dengan adanya hal positif tersebut, diharapkan bisa menggugah jiwa kemanusiaan dan kepedulian khususnya bagi sesama umat muslim untuk turut menyuarakan kebebasan Palestina. Kekejaman dan penindasan yang masih berlanjut dan tak henti-hentinya harus segera dihapuskan. Kegiatan karnaval diakhiri dengan pembagian doorprize dan pengumuman pemenang Amir Amiroh PBA 2024 melalui hasil voting terbanyak oleh peserta karnaval 2024. Kegiatan PARBARA hari pertama berjalan dengan lancar tanpa suatu halangan, dan dilanjutkan pada kegiatan perlombaan yang akan dilaksanakan pada hari kedua Ahad, 10 November 2024.

3/Post a Comment/Comments

Posting Komentar